Makanan Enak Saja Tidak Cukup

Kartika dan Doni baru saja lulus dari Sekolah Masak. Keduanya sama-sama tertantang untuk membuka bisnis bakso. Selain terampil, kedua orang itu juga terkenal sebagai orang yang suka bekerja keras sehingga banyak teman-temannya sudah menduga warung bakso mereka akan maju pesat. Terutama warung Doni, karena Doni terkenal jago masak diantara teman-temannya. Masakan Doni gak ada duanya di kampusnya.

Bakso buatan Doni sangat enak, jauh lebih enak daripada bakso milik Kartika yang sebanarnya rasanya sudah cukup enak. Teman-temannya rata-rata mengira warung bakso Doni akan lebih laku daripada punya Kartika.  Tapi ternyata kenyataan berkata lain. Warung bakso Kartika lebih laku dibanding Doni. Kartika telah membuka satu cabang dalam waktu tiga tahun. Semua itu berhasil dilakukan dengan usaha dan kerja keras yang relatif sama dengan yang dilakukan Doni.

Mengapa?

Karena walaupun Doni baksonya sangat enak, dia sangat pasif dalam pemasaran. Dia cukup puas dengan warungya yang letaknya bukan di dekat keramaian. Pengunjung bakso Doni sebagian besar mendapatkan info dari mulut ke mulut. Mereka rata-rata penggemar bakso yang mengutamakan rasa. Letak yang jauh dan nama warung yang tidak terkenal bukan hal yang penting bagi mereka. Hanya saja penggemar berat bakso ini jumlahnya relatif sedikit dibanding masyarakat umum yang datang ke warung Kartika.

Orang banyak datang ke warung bakso Kartika karena mereka mengenal warung itu. Kartika rajin berpromosi. Dia datang ke rumah-rumah orang untuk menyelipkan brosur warung baksonya agar dikenal masyarakat sekitar. Dia juga rajin menjadi sponsor pada acara-acara yang digelar masyarakat sekitar warung baksonya sehingga nama warung baksonya cepat dikenal. Dari acara gerak jalan sampai donor darah dan karnaval 17 agustus tak luput dari ajang promosi Kartika.

Setahun setelah berdiri, Kartika mulai melangkah untuk berani pasang promosi ke tempat-tempat yang agak jauh karena baksonya telah cukup dikenal di daerahnya.  Berkat promosi tersebut warung baksonya cepat dikenal dan menjadi rujukan masyarakat umum. Rasa baksonya cukup enak, dan orang cukup puas dengan rasa tersebut. Mereka tidak tertarik berburu bakso rasa istimewa seperti punya Doni.

Rasa enak tidak cukup. Rasa generik dengan promosi yang bagus ternyata meraup lebih banyak konsumen dibanding rasa luar biasa enak tapi kurang dikenal masyarakat. Mungkin karena warung bakso sedemikian banyaknya sehingga Warung Bakso Doni yang sepi promosi walaupun rasanya istimewa akan terlewatkan dari perhatian para penikmat bakso.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: